Kurang Lebih 3 jam h kota Makassar, daerah Malino merupakan tujuan alternatif penghilang penat setelah bekerja seharian.

Berdeda dengan wisata lain di makassar, Malino menyuguhkan suasana tenang, sejuk dan Asri.

Malino Higland sendiri sebenernya satu dari beberapa tempat wisata di Malino. Disini terdiri Dari 4 area yaitu : Cafe Green Pekoe (puncak kebun teh), wisata Air terjun, wisata kebun bunga dan wisata mini kebun binatang (aneka burung, buaya, rusa dll)

Jika ingin lari sejenak dari kepenatan kota besar Makassar, silakan mendinginkan diri ke daerah Malino. Udara yang sejuk, hamparan kebun teh mampu mengembalikan semangat. Sayangnya saat itu dalam kondisi kering sehingga hamparan daun teh yang menghijau tidak dapat saya nikmati

Di atas gunung tinggi malino malino ini resor dengan kebun binatang mini, bunga-bunga indah, restoran Jepang, naik kuda dan kuda yang hebat dari cangkir teh rasa.

Perkebunan teh ini menagerie kecil dan beberapa burung di kandang burung besar. Cafe di puncak bukit yang cukup masuk akal dan pemandangan yang sangat bagus. Ketika saya terakhir ada mereka juga memiliki beberapa kuda tersedia untuk perjalanan singkat naik. Ini adalah lebih dari kuda dan lebih baik daripada tempat di area hutan pinus pawang tetapi tidak tampak penuh percaya diri seperti dengan kuda lokal mereka sendiri.

Karena kondisi lagi hujan jadi memang cuma ke Cafe puncaknya saja. Selain dari itu akses jalan yang rusak dan sulit (Cuma 1 kendaraan yang bisa lewat) sehingga setiap team pengelola menggunakan HT untuk berkomunikasi mengatur keluar-masuk kendaraan.

Tiket masuk Rp. 50.000 (Dewasa) dan Rp. 25.000 (anak kecil), Cukup kaget dengan biaya masuk nya. Mungkin karena tidak ada biaya masuk kendaraan dan parkir.

Share This